Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perioperatif Gula Darah

Panduan Interaktif: Manajemen Perioperatif Pasien DM

Panduan Interaktif: Manajemen Perioperatif Pasien DM

Regulasi Gula Darah Berbasis Bukti untuk Residen Anestesiologi

Ringkasan & Target

Target Glikemik Kunci

Intra & Pasca-Operatif (Kontrol Moderat)

140 - 180 mg/dL

PRIORITAS UTAMA: HINDARI HIPOGLIKEMIA

Pra-Operatif (Jangka Panjang)

HbA1c < 8.5%

Jika >8.5%, pertimbangkan penundaan bedah elektif.

Risiko Komplikasi Kronis

Neuropati Otonom (ANO)

  • **Gastroparesis:** $\rightarrow$ Risiko **Aspirasi** (Perlu pertimbangan R.S.I).
  • **Instabilitas Hemodinamik:** $\rightarrow$ Hipotensi refrakter pasca-induksi.

Diabetes Cheiroarthropathy

  • **Stiff Joint Syndrome:** $\rightarrow$ Potensi **Kesulitan Intubasi Trakea** (Perlu evaluasi jalan napas menyeluruh).

Visualisasi Risiko Infeksi Luka Operasi (ILO) Berdasarkan HbA1c

Semakin tinggi HbA1c, semakin tinggi risiko relatif komplikasi. Target pra-op adalah di bawah 8.5%.

Fase Pra-Operatif: Evaluasi & Penyesuaian Obat

Panduan langkah demi langkah untuk penyesuaian farmakologis kritis sebelum operasi.

Checklist Obat Hipoglikemik Oral (OHO)

Penyesuaian Insulin Pagi Hari Operasi (H-0)

  • Insulin Basal (Kerja Panjang: Glargine, Detemir)

    Berikan **75% - 80%** dari dosis biasa. (Turunkan sedikit untuk mencegah hipoglikemia).

  • Insulin Prandial / Campuran

    **HENTIKAN TOTAL!** Pasien puasa, tidak ada kebutuhan bolus.

Fase Intra-Operatif: Kontrol Dinamis VRIII

Indikasi Wajib VRIII (Variable Rate Intravenous Insulin Infusion)

Indikasi Utama:

  • GD **≥ 180** mg/dL (Saat skrining atau intra-op).
  • Pembedahan Mayor (durasi **>2 jam**).
  • Semua pasien **DM Tipe 1**.
  • Pasien menerima steroid atau nutrisi enteral/parenteral.

Protokol Dasar VRIII

  • **Target:** $\mathbf{140-180}$ mg/dL.
  • **Dukungan Wajib:** Infus $\mathbf{D5W}$ ($50-100\ \text{mL/jam}$) untuk mencegah ketosis/hipo.
  • **Pemantauan:** Cek GD **SETIAP JAM**.

Kalkulator Dosis Awal VRIII

Fase Pasca-Operatif: Transisi & Pemulihan

Transisi Kritis IV $\rightarrow$ Subkutan (SK)

Kunci: Wajib ada **TUMPANG TINDIH (OVERLAP)** untuk mencegah hiperglikemia rebound.

1

Suntikkan Insulin Basal SK

Diberikan **1 - 2 jam SEBELUM** penghentian infus VRIII.

2

Hentikan Infus VRIII

Dilakukan **1-2 JAM SETELAH** insulin basal SK diberikan.

Restart OHO & Pemulihan

  • Metformin Restart: Minimal **48 jam** pasca-op, HANYA jika fungsi ginjal stabil (cek $\text{eGFR}$) dan asupan oral pulih penuh.
  • SGLT-2i (Flozin) Restart: $\text{48-72 jam}$ setelah operasi, hanya jika pasien stabil dan tidak berisiko dehidrasi.
  • Analgesia: Nyeri memperburuk hiperglikemia. Gunakan **Analgesia Multimodal** untuk kontrol nyeri optimal.
  • ERAS: Protokol pemulihan cepat (puasa pendek, mobilisasi dini) **sangat membantu** mengurangi resistensi insulin pasca-op.

Lima Pesan Kunci (Take Home Messages)

  1. **TARGET KONSERVATIF:** Jaga GD $\mathbf{140 - 180\ mg/dL}$. **Jauhi Hipoglikemia** (selalu lebih buruk daripada sedikit hiperglikemia).
  2. **PRA-OP KRITIS:** Hentikan $\mathbf{SGLT-2i}$ ($\mathbf{3-4\ hari}$) dan $\mathbf{Metformin}$ ($\mathbf{H-0}$). Kurangi $\mathbf{Insulin\ Basal}$ ($\mathbf{75-80\%}$).
  3. **INTRA-OP STANDAR:** Gunakan $\mathbf{VRIII}$ (Infus Insulin IV) $\text{selalu bersama}$ $\mathbf{D5W}$. Cek GD $\mathbf{per\ jam}$.
  4. **PASCA-OP KRITIS:** $\mathbf{WAJIB\ OVERLAP}$ $\mathbf{1-2}$ jam saat transisi $\text{IV} \rightarrow \text{SK}$. Jangan hentikan VRIII mendadak.
  5. **WASPADAI KOMPLIKASI:** Evaluasi $\mathbf{Gastroparesis}$ ($\uparrow$ Aspirasi) $\text{dan}$ $\mathbf{Instabilitas\ Hemodinamik}$ ($\text{ANO}$).

Referensi Utama: PERKENI 2021, ASA Task Force, Duggan et al. (2017). | Disusun Ulang Berdasarkan Referat [Harry Salomo].

Posting Komentar untuk "Perioperatif Gula Darah"